Gejala dan Penanganan Leiomiosarkoma

Otot polos berperan menyusun jaringan pendukung pembuluh darah dan organ dalam tubuh yang berongga, seperti lambung, usus dan kandung kemih. Kerja otot ini bersifat involunter atau bekerja tanpa disadari, dan bergerak atas berbagai stimulus. Sama seperti komponen tubuh lainnya, otot polos juga dapat terkena kanker.

Figur kerja dari otot polos, yaitu ketika Anda mengunyah makanan, maka otot polos pada kelenjar air liur akan mengalirkan air liur ke mulut. Hal itu dijalankan untuk membantu progres pengolahan makanan di dalam mulut. Figur lain yaitu kontraksi usus untuk mencerna makanan. Bila terjadi kelainan pada otot polos, tanpa penanganan yang pesat dan tepat, kerja otot polos dapat terganggu. Hal ini tentunya akan memengaruhi berbagai fungsi penting organ-organ tubuh.

Penderita leiomiosarkoma pada tahap permulaan sering tidak menikmati gejala apa malah. Gejala baru terasa ketika kondisi ini telah berada pada tahap lanjut. Berikut ini yaitu gejala yang dapat dialami penderita leiomiosarkoma:

  • Perut kenyang atau perut atas terasa tidak nyaman.
  • Adanya pembengkakan di bawah kulit.
  • Nyeri dan sembab pada suatu area tubuh.
  • Demam, kelelahan, dan berat badan menurun.

Wanita yang memasuki masa menopause mengalami perdarahan. Sedangkan wanita yang belum menopause dapat mengalami perubahan haid.

Diagnosis akan penyakit ini lazimnya disesuaikan dengan lokasi terjadinya kelainan. Penentuan tumor bersifat jinak atau ganas lazimnya dijalankan lewat biopsi. Kecuali itu, dokter juga dapat melakukan USG, CT scan, maupun MRI untuk mengenal ragam tumor, ukuran, letak, dan penyebarannya.

Cara terbaik untuk menangani leiomiosarkoma yaitu lewat operasi pengangkatan ketika ukuran tumor masih kecil. Pada sejumlah kasus, pasien diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin setelah operasi dijalankan. Bila kanker kembali muncul, lazimnya dokter akan memberi rekomendasi pasien untuk menjalani pengobatan ulang, baik lewat terapi radiasi, kemoterapi, operasi, atau pengobatan lainnya.

Jangan tunda pemeriksaan ke dokter, seandainya Anda menikmati gejala-gejala yang tidak umum di perut atau komponen tubuh lain. Semakin pesat terdeteksi, maka akan kian pesat dijalankan pengobatan pada kanker otot polos atau leiomiosarkoma. Dengan demikian, tingkat keberhasilan pengobatan malah akan lebih besar.

No Comments, Be The First!

Your email address will not be published.